Ad Code

Mengidentifikasi PLC




    PLC (Programmable Logic Controller) adalah sebuah komputer digital yang dirancang khusus untuk digunakan di lingkungan industri. Fungsinya adalah untuk otomasi proses dan pengendalian berbagai macam mesin otomasi, seperti di jalur perakitan pabrik.


    Dibandingkan dengan rangkaian kontrol relay logika sebelumnya, PLC memiliki beberapa kelebihan. Pertama, PLC bisa diprogram dan diprogram ulang sesuai kebutuhan. Kedua, PLC lebih mudah digunakan karena tidak membutuhkan pengetahuan khusus di bidang komputer. Ketiga, PLC lebih fleksibel dan dapat menangani berbagai macam logika kontrol yang lebih kompleks.

Secara umum, PLC terdiri dari beberapa komponen utama yaitu:

  • CPU (Central Processing Unit): Otak dari PLC yang bertugas memproses instruksi dan logika kontrol.
  • Input Module: Modul yang menerima sinyal masukan dari sensor, push button/saklar atau peralatan lainnya.
  • Output Module: Modul yang mengeluarkan sinyal kontrol untuk mengendalikan peralatan seperti katup, selenoid, motor atau lampu.
  • Power Supply: Modul yang menyediakan daya listrik untuk PLC bisa berupa tegangan AC 220V dan juga DC 24V

    Pemrograman PLC biasanya menggunakan bahasa pemrograman khusus yang berbeda dengan bahasa pemrograman komputer pada umumnya. Salah satu bahasa pemrograman yang populer untuk PLC adalah Ladder Logic, dimana program ditulis menyerupai rangkaian relay logic sehingga mudah dipahami oleh teknisi listrik dan otomasi. CP1E merupakan brand dari PLC keluaran OMRON sebagai perusahaannya. PLC sendiri dapat di program oleh suatu bahasa tertentu yang biasa digunakan dalam proses otomasi. Salah satu tujuan dari diciptakannya PLC OMRON CP1E untuk penyederhanaan rangkaian kontrol. Dengan PLC rangkaian kontrol cukup dibuat secara software.










Post a Comment

0 Comments

Code Ads