Ad Code

Jenis-Jenis Pemipaan Pada Sistem Refrigerasi

 PEKERJAAN DASAR PEMIPAAN


Didalam mesin refrigerasi, Pipa merupakan saluran utama refrigerant untuk bersirkulasi. Dalam melaksanakan pekerjaan pemipaan ini harus dilakukan sebaik mungkin sehingga tidak mengurangi kecepatan aliran refrigerant dan dapat menahan tekanan refrigerant sehingga tidak mudah terjadi kebocoran.

Material Pemipaan

Berikut kelebihan dan kekurangan dalam pemakaian pipa dengan diameter terlalu kecil dan terlalu besar, yaitu : Apabila ukuran diameter dari pipa yang akan digunakan terlalu kecil maka akan mengakibatkan: Bunyi yang keras dan bising dikarenakan kecepatan yang tidak sesuai.
Sedangkan apabila diameter pipa yang digunakan ukuran diamaternya terlalu besar maka akan mengakibatkan : Banyaknya oli yang ikut bersirkulasi didalam system, sehingga terjadi kegagalan pengembalian oli ke kompresor dan mengakibatkan kekurangan oli dikompresor. 

1. Pipa Baja 
Gambar Pipa Baja

Pipa baja umum digunakan dalam mesin refrigerasi yang menggunakan ammonia sebagai fluida pendinginannya, ini disebabkan karena resiko terjadinya reaksi kimia / korosi antara pipa tembaga dan ammonia sangat besar. 
Maka dari itu mesin refrigerasi yang memakai ammonia sebagai fluida pendinginnya tidak dianjurkan untuk memakai pipa tembaga. Adapun ukuran pipa baja yang terdapat dipasaran adalah seperti yang tertera dalam table berikut :

2. Pipa Tembaga
Gambar Pipa Tembaga

Pipa tembaga merupakan jenis pipa yang umumnya banyak digunakan dalam system refrigerasi skala sederhana atau skala domestic dan skala industry berkapasitas kecil walaupun harganya relative mahal dibandingkan jenis pipa lainnya. Pipa tembaga ini mempunyai kelebihan yaitu mudah dibentuk sesuai dengan kondisi tempat perakitan dan mudah pengerjaannya. Secara umum pipa tembaga dibagi menjadi 2 jenis, yaitu : pipa tembaga lunak ( Soft ) dan pipa tembaga keras ( Hard ).  Berikut tabel ukuran pipa tembaga :

3. Pipa Aluminium 
Gambar Pipa Aluminium

Pipa aluminium banyak digunakan pada mesin refrigerasi skala domestik maupun komersial. Daya hantar panas pipa jenis ini tidak sebaik pipa tembaga, selain itu dari segi harga, pipa aluminium juga lebih mahal. Untuk proses perawatan pipa aluminium cenderung lebih sulit dibandingkan dengan pipa tembaga, karena tidak bisa dilakukan proses pengelasan / brasing menggunakan perak las.


 4. Pipa Karet 
Gambar Pipa Karet 

Pipa yang digunakan dalam system refrigerasi AC Mobil umumnya terbuat dari karet, dengan ujung kedua buah pipa dilengkapi dengan logam sebagai konektor ke bagian komponen – komponen yang lain. Kebanyakan orang awam menyebut pipa ini dengan selang AC Mobil dikarenakan bahan baku dari selang ini yang terbuat dari karet. Sistem refrigerasi AC mobil memang umum menggunakan pipa karet dikarenakan mobil yang selalu bergerak ( dinamis ) dan rawan goncangan karena medan jalan yang mungkin berlubang atau tidak mulus, dibutuhkan pipa yang elastis dan tidak kaku atau keras.

5. Pipa Fleksibel 
Gambar Pipa Fleksibel

Pipa fleksibel merupakan salah satu jenis pipa yang terbuat dari perunggu f leksibel dengan dilengkapi dengan anyaman yang terbuat dari perunggu. Ujung dari pipa fleksibel umumnya terbuat dari pipa tembaga, pipa jenis ini banyak dipasang pada bagian-bagian yang mempunyai titik getaran yang tinggi, misalkan dibagian sambungan pipa ke kompresor, sehingga dengan dipasangnya pipa fleksibel akan mengurangi kerusakan sambungan pipa yang disebabkan besarnya getaran kompresor.

6. Pipa Kapiler 
Gambar Pipa Kapiler

Pipa kapiler merupakan salah satu jenis katup ekspansi yang paling sederhana. Pipa kapiler terbuat dari logam tembaga dan memiliki diameter lubang dalam yang sangat kecil. Diameter lubang pipa kapiler dan panjang nya sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya tekanan refrigerant di evaporator. Berikut ukuran pipa kapiler dengan bahan pendingin R 22 dan R 134a






Post a Comment

0 Comments

Code Ads